• Jakarta, Indonesia
  • 02128534471
  • inovasi@nusamandiri.ac.id
  • Follow Us:

NIC Dorong Mahasiswa UNM Kembangkan Inovasi Digital Berbasis Kebutuhan Pasar

JAKARTA - Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) mendorong mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengembangkan inovasi digital yang tidak hanya berbasis ide, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pasar dan masyarakat.

Kepala NIC Fitra Septia Nugraha mengatakan inovasi mahasiswa harus mampu memberikan solusi nyata sekaligus memiliki peluang implementasi di dunia nyata.

“Inovasi yang baik bukan hanya ide menarik, tetapi solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat diimplementasikan,” kata Fitra dalam keterangan tertulis diterima VOI, Rabu, 17 Maret.

Untuk mendukung pengembangan inovasi tersebut, NIC membagikan enam strategi yang dapat dilakukan mahasiswa.

Pertama, memulai inovasi dari masalah nyata di masyarakat seperti sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, pariwisata dan teknologi informasi.

Kedua, melakukan riset serta validasi ide melalui survei atau wawancara dengan calon pengguna.

 

Ketiga, mengembangkan prototype atau minimum viable product (MVP) agar inovasi dapat diuji lebih cepat dan dikembangkan berdasarkan masukan pengguna.

Keempat, membangun kolaborasi lintas disiplin antar mahasiswa untuk menghasilkan solusi yang lebih komprehensif.

Kelima, memanfaatkan program pendampingan dan inkubasi yang disediakan NIC guna mematangkan pengembangan produk.

Keenam, mempublikasikan produk inovasi melalui platform digital serta mengembangkan peluang komersialisasi.

 

Fitra menilai, penguatan ekosistem inovasi di kampus menjadi langkah penting untuk mendorong lahirnya talenta digital yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital.

“Kami ingin mahasiswa memiliki mindset creator, bukan hanya pengguna teknologi,” ujarnya.

 

NIC optimistis melalui pendampingan berkelanjutan, mahasiswa UNM dapat melahirkan inovasi digital yang berdaya saing sekaligus memberikan dampak ekonomi.